Saturday, April 15, 2017
Mulianya Warsini
Mulianya Warsini
Pernahkah Anda melihat ibu ini? Namanya warsini, ibu dari 3 anak yg masih kecil2. Dia adalah the one and only cewek pedagang asongan yg saya amati di kawasan lampu merah Pasar Rebo, Jaktim. Karena yg lainnya adalah pengemis dan pengemis ala pengamen ....
Sepintas memang tdk ada yg istimewa darinya. Tp buat sy warsini adalah sosok yg luar biasa...
Banyak para ibu yg kita temui di lampu merah Jakarta pada umumnya pengemis. Lalu dimana suaminya? Suaminya juga pengemis. Bagaimana dg anaknya? Anaknyapun berada dijalan raya utk bekerja spt orang tuanya. Pe-nge-mis....
Bagaimana dg warsini? Pagi buta warsini sdh menjajakan minuman dan tissue. Untuk apa dia jualan? Utk biaya hidup dan menyekolahkan anaknya....
Suatu pagi sy bertemu dia. Sy membeli tissue harga Rp 2.500, meski tak seberapa uang kembalian sy berikan untuknya. Apa kata warsini, "bapak maaf sy jualan, bukan pengemis....", ucapnya sopan. Lalu sy bilang, "saya tahu, ibu ambil saja..."
Warsini yg berhati mulia berkata, "Mashaalloh bapak, ini serius.....? terima kasih pagi2 sdh dapat rejeki...", ucapnya dg mata berkaca2.
Ya. Sejak ditinggal suaminya, warsini terpaksa harus mencari uang utk mencukupi biaya hidup dan biaya sekolah anaknya... Sementara banyak laki2 duduk santai jadi pengangguran, merokok tanpa halangan, tanpa iba pada anak dan istri...
Kita berharap msh banyak "warsini" lainnya yg peduli dg pentingnya pendidikan. Meski harus berjuang sendirian...
Moga Tuhan melimpahkan rejeki yang cukup untuknya. Aamiin
(dari Kang Ade)
Semoga tulisan ini mengispirasi mari bagi dan share ke teman dan saudara semoga rejeki bu warsini berlimpah, anak anaknya diangkat derajatnya menjadi anak anak yang sholih shalihah ..
berkah sehat dan rejeki untuk kita semua aminn
Artikel Terkait:
",widgetStyle:1,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:7,summaryLength:370,titleLength:"auto",thumbnailSize:72,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:false,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var f in relatedPostConfig){d[f]=(relatedPostConfig[f]=="undefined")?d[f]:relatedPostConfig[f]}var j=function(a){var b=m.createElement("script");b.type="text/javascript";b.src=a;k.appendChild(b)},o=function(b,a){return Math.floor(Math.random()*(a-b+1))+b},l=function(a){var p=a.length,c,b;if(p===0){return false}while(--p){c=Math.floor(Math.random()*(p+1));b=a[p];a[p]=a[c];a[c]=b}return a},e=(typeof labelArray=="object"&&labelArray.length>0)?"/-/"+l(labelArray)[0]:"",h=function(b){var c=b.feed.openSearch$totalResults.$t-d.numPosts,a=o(1,(c>0?c:1));j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+a+"&max-results="+d.numPosts+"&callback=showRelatedPost")},g=function(z){var s=document.getElementById(d.containerId),x=l(z.feed.entry),A=d.widgetStyle,c=d.widgetTitle+'- ',b=d.newTabLink?' target="_blank"':"",y='',v,t,w,r,u;if(!s){return}for(var q=0;q
"+y+"
"}else{if(A==5){c+=''+w+""+y+"
"}else{if(A==6){c+='- "+w+'
'+u+""+y+"
"}else{c+=' - "+w+" "}}}}}s.innerHTML=c+="
/g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.summaryLength)+"…":"";for(var p=0,a=x[q].link.length;p







0 komentar:
Post a Comment