Sunday, April 30, 2017
APAKAH KITA TERMASUK DALAM GOLONGAN ANAK YANG DURHAKA PADA ORANG TUA
APAKAH KITA TERMASUK DALAM GOLONGAN ANAK YANG DURHAKA PADA ORANG TUA
Buya Yahya pada sebuah kesempatan pernah menyampaikan pertanda yang harus kita waspadai sebagai seorang ANAK.
Seandainya pertanda itu hadir dalam keseharian kita, semoga kita bisa segera menyadari dan memperbaikinya.
Sekali lagi, jangan sampai kita terperosok dalam jurang kedurhakaan karena kurang pekanya hati kita.
Berikut ini adalah pertanda yang disampaikan oleh Buya Yahya agar dapat kita ambil hikmahnya,
"Jika orangtuamu harus memilih diam karena takut engkau marah, maka sangat mungkin engkau adalah anak durhaka...
Jika orangtuamu harus berhati-hati dalam berbicara denganmu karena takut engkau marah, maka sangat mungkin engkau adalah anak durhaka...
Jika orangtuamu takut memberi usulan yang baik untukmu karena takut engkau marah, maka sangat mungkin engkau adalah anak durhaka...
Jika orangtuamu takut mengungkapkan keinginannya yang engkau mampu untuk memenuhinya karena takut engkau marah, maka sangat mungkin engkau adalah anak durhaka..."
Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk berbakti kepada kedua orangtua kita, dan melindungi setiap anak di muka bumi ini dari perbuatan-perbuatan durhaka. Aamiin.
Semoga bermanfaat
Artikel Terkait:
",widgetStyle:1,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:7,summaryLength:370,titleLength:"auto",thumbnailSize:72,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:false,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var f in relatedPostConfig){d[f]=(relatedPostConfig[f]=="undefined")?d[f]:relatedPostConfig[f]}var j=function(a){var b=m.createElement("script");b.type="text/javascript";b.src=a;k.appendChild(b)},o=function(b,a){return Math.floor(Math.random()*(a-b+1))+b},l=function(a){var p=a.length,c,b;if(p===0){return false}while(--p){c=Math.floor(Math.random()*(p+1));b=a[p];a[p]=a[c];a[c]=b}return a},e=(typeof labelArray=="object"&&labelArray.length>0)?"/-/"+l(labelArray)[0]:"",h=function(b){var c=b.feed.openSearch$totalResults.$t-d.numPosts,a=o(1,(c>0?c:1));j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+a+"&max-results="+d.numPosts+"&callback=showRelatedPost")},g=function(z){var s=document.getElementById(d.containerId),x=l(z.feed.entry),A=d.widgetStyle,c=d.widgetTitle+'- ',b=d.newTabLink?' target="_blank"':"",y='',v,t,w,r,u;if(!s){return}for(var q=0;q
"+y+"
"}else{if(A==5){c+=''+w+""+y+"
"}else{if(A==6){c+='- "+w+'
'+u+""+y+"
"}else{c+=' - "+w+" "}}}}}s.innerHTML=c+="
/g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.summaryLength)+"…":"";for(var p=0,a=x[q].link.length;p







0 komentar:
Post a Comment