Sunday, March 26, 2017

Kalau saja para suami menjadi baik terhadap istri - dan sebaliknya



Kalau saja para suami menjadi baik terhadap istri - dan sebaliknya

- Maka banyak perkawinan bisa diselamatkan.

Anda tahu apa yang menyedihkan?

Saya melihat beberapa orang yang sangat baik pada teman-temannya - berbicara dengan penuh kelemahlembutan pada mereka. Mereka tersenyum, Mereka membuat teman-teman mereka nyaman. Mereka mengalah kepada teman.

TAPI YANG MENGHERANKAN!!

orang-orang yang baik dan penuh hormat ini menjadi berkebalikan dan berteriak pada keluarga mereka sendiri! Tiba-tiba mereka menjadi kasar, egois dan tidak komunikatif.
Bila Anda ingin menciptakan hubungan yang bahagia,

AMBIL KEPUTUSAN UNTUK BERSIKAP BAIK PADA SETIAP ORANG ....- termasuk anggota keluargamu sendiri.

Saya memiliki 6 REKOMENDASI UNTUK ANDA. Bila Anda melakukan kebiasaan sederhana ini, hidup keluarga Anda akan disembuhkan dan diberkati.

1. Untuk Anak : Katakan "Saya menyayangi Papa/Mama" sedikitnya sekali sehari.

2. Untuk Anak dewasa : siapkan waktu khusus bersama orangtua Anda sedikitnya sekali seminggu. Sehingga kalian dapat bicara dan tertawa dan merasakan kebersamaan.

3. Untuk Orang tua : Peluk anak Anda sedikitnya dua kali sehari - sekali saat mereka akan meninggalkan rumah (untuk mengisi tangki cinta mereka sebelum mereka menaklukan dunia) dan sekali saat mereka tiba di rumah (untuk menyembuhkan luka-luka pertempuran mereka)

4. Untuk Orang tua : Doakan anak anak dalam setiap sholat dalam setiap helaan nafas .. sebagai kekuatan untuknya dalam melangkah dalam kehidupan

5. Untuk pasangan suami istri : Puji pasangan Anda sedikitnya 3 kali sehari. Jangan pernah mengabaikan. Anda membutuhkan pujian dari pasangan Anda setiap hari..
Untuk pasangan suami istri : Lakukan kencan romantis sekali seminggu. Tak perlu mahal. Makanan kecil cukup. Sepanjang Anda dapat mengobrol dan saling bergandengan tangan lagi.Tunjukan kebaikan setiap hari.

Semoga keputusan anda menjadi kenyataan,

Be Wise,
Be Better,
// http://gplus.to/tovic */ var randomRelatedIndex,showRelatedPost;(function(n,m,k){var d={widgetTitle:"

Artikel Terkait:

",widgetStyle:1,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:7,summaryLength:370,titleLength:"auto",thumbnailSize:72,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:false,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var f in relatedPostConfig){d[f]=(relatedPostConfig[f]=="undefined")?d[f]:relatedPostConfig[f]}var j=function(a){var b=m.createElement("script");b.type="text/javascript";b.src=a;k.appendChild(b)},o=function(b,a){return Math.floor(Math.random()*(a-b+1))+b},l=function(a){var p=a.length,c,b;if(p===0){return false}while(--p){c=Math.floor(Math.random()*(p+1));b=a[p];a[p]=a[c];a[c]=b}return a},e=(typeof labelArray=="object"&&labelArray.length>0)?"/-/"+l(labelArray)[0]:"",h=function(b){var c=b.feed.openSearch$totalResults.$t-d.numPosts,a=o(1,(c>0?c:1));j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+a+"&max-results="+d.numPosts+"&callback=showRelatedPost")},g=function(z){var s=document.getElementById(d.containerId),x=l(z.feed.entry),A=d.widgetStyle,c=d.widgetTitle+'
    ',b=d.newTabLink?' target="_blank"':"",y='',v,t,w,r,u;if(!s){return}for(var q=0;q0)?x[q].summary.$t.replace(/
    /g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.summaryLength)+"…":"";for(var p=0,a=x[q].link.length;p"+w+''+u+' "+d.moreText+""+y+""}else{if(A==3||A==4){c+='
  • "+w+"
    "+y+"
  • "}else{if(A==5){c+='
  • '+w+""+y+"
  • "}else{if(A==6){c+='
  • "+w+'
    '+u+""+y+"
  • "}else{c+='
  • "+w+"
  • "}}}}}s.innerHTML=c+="
"+y;d.callBack()};randomRelatedIndex=h;showRelatedPost=g;j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex")})(window,document,document.getElementsByTagName("head")[0]); //]]>

0 komentar:

Post a Comment