Saturday, February 25, 2017

Resep Usus Ayam Goreng Tepung Renyah Gurih



Resep Usus Ayam Goreng Tepung Renyah Gurih

Resep Usus Ayam Goreng Tepung Renyah Gurih | Umumnya yang sering kita kenal yaitu ayam goreng tepung, namun pada kesempatan ini saya akan memberikan resep usus goreng tepung buat anda supaya lebih kreatif lagi dalam mempersiapkan aneka masakan lezat untuk keluarga dirumah.

Disaat kita memotong ayam, bagian usus kerap dibuang lantaran dikira enggak ada gunanya. Padahal ada beragam cara agar usus itu enggak terbuang percuma, diantaranya ialah dengan memanfaatkannya untuk dijadikan makanan, dan salah satunya yaitu kita jadikan keripik usus ayam. Usus goreng tepung ini cukup renyah serta criyspi atau bhs lainnya disebut kriyuk-kriyuk karena di proses hingga garing serta kering, jadi pas untuk lauk makan atau sekadar di buat makanan ringan dengan dicocol-cocol pada saus sambal/tomat.

Untuk cara membuat hidangan yang satu ini, tentu ada beberapa sumber bahan-bahan yang diperlukan yang bisa anda peroleh dengan gampang, lantaran enggak terlampau sulit untuk di cari. Berikut adalah gambaran tentang menu yang satu ini yang bisa anda simak dengan lengkap.

Bahan Yang Kita Butuhkan:
350 gram usus ayam, dicuci, dipotong-potong 15 cm
satu sendok teh air buah jeruk nipis
satu sendok teh garam
minyak untuk menggoreng
dua sendok teh air kapur sirih
Bumbu Pelapis Usus Ayam Goreng Tepung

200 gram tepung beras
1/2 sendok teh merica bubuk
dua sendok teh garam
50 gram tepung sagu
Bahan Perendam
200 ml santan dari 1/4 butir kelapa
tiga lembar daun buah jeruk, dibuang tulang daunnya, diiris
Bumbu Halusnya
lima siung bawang putih
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
lima butir bawang merah
dua cm kunyit, dibakar
tiga butir kemiri, disangrai
dua sendok teh ketumbar bubuk
Cara Membuat Usus Ayam Goreng Tepung Renyah

Nah, Kamu penggemar usus ayam goreng? Ada tips yang dapat membikin usus lebih renyah, caranya sesudah usus dibersihkan perciki dan rendam usus ayam dengan air buah jeruk nipis dan air kapur sirih. Diamkan selama satu jam se-belum dibumbui. Angkat dan cuci bersih.
Selanjutnya aduk rata bahan perendam dan juga bumbu halus. Tambahkan usus ayam. Aduk lagi hingga rata. Diamkan lagi selama 15 menit. Angkat dan tiriskan.
Lalu gulingkan usus ke dalam bahan pelapis.
Langkah terakhir goreng dalam minyak yang telah dipanaskan di atas api kecil hingga matang dan juga kering.

Usus crispy ini amat gurih, aroma khas usus udah enggak tercium lagi dikarenakan bawang putih serta lada yang meresap sempurna. Garingnya mebuat mau lagi dan lagi. Silakan dicoba, camilan ini dapat di sajikan juga sebagai lauk atau makanan ringan teman menonton tv. Selamat menikmati
// http://gplus.to/tovic */ var randomRelatedIndex,showRelatedPost;(function(n,m,k){var d={widgetTitle:"

Artikel Terkait:

",widgetStyle:1,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:7,summaryLength:370,titleLength:"auto",thumbnailSize:72,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:false,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var f in relatedPostConfig){d[f]=(relatedPostConfig[f]=="undefined")?d[f]:relatedPostConfig[f]}var j=function(a){var b=m.createElement("script");b.type="text/javascript";b.src=a;k.appendChild(b)},o=function(b,a){return Math.floor(Math.random()*(a-b+1))+b},l=function(a){var p=a.length,c,b;if(p===0){return false}while(--p){c=Math.floor(Math.random()*(p+1));b=a[p];a[p]=a[c];a[c]=b}return a},e=(typeof labelArray=="object"&&labelArray.length>0)?"/-/"+l(labelArray)[0]:"",h=function(b){var c=b.feed.openSearch$totalResults.$t-d.numPosts,a=o(1,(c>0?c:1));j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+a+"&max-results="+d.numPosts+"&callback=showRelatedPost")},g=function(z){var s=document.getElementById(d.containerId),x=l(z.feed.entry),A=d.widgetStyle,c=d.widgetTitle+'
    ',b=d.newTabLink?' target="_blank"':"",y='',v,t,w,r,u;if(!s){return}for(var q=0;q0)?x[q].summary.$t.replace(/
    /g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.summaryLength)+"…":"";for(var p=0,a=x[q].link.length;p"+w+''+u+' "+d.moreText+""+y+""}else{if(A==3||A==4){c+='
  • "+w+"
    "+y+"
  • "}else{if(A==5){c+='
  • '+w+""+y+"
  • "}else{if(A==6){c+='
  • "+w+'
    '+u+""+y+"
  • "}else{c+='
  • "+w+"
  • "}}}}}s.innerHTML=c+="
"+y;d.callBack()};randomRelatedIndex=h;showRelatedPost=g;j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex")})(window,document,document.getElementsByTagName("head")[0]); //]]>

0 komentar:

Post a Comment